save lake toba community

clean up the LAKE, green up the LAND!
Posted by Charly Silaban on January 24th, 2010
Short URL to this post : http://savelaketoba.org/?p=292

Sumber :  Liputan6.com

Keindahan Danau Toba, Sumatra Utara, bisa jadi tak dapat dinikmati lagi di masa-masa mendatang. Sebab dari pantauan SCTV, Sabtu (23/1), volume air Danau Toba berkurang. Saat ini saja di awal musim penghujan air danau terbesar susut nyaris 1,5 meter.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut menyebutkan, penebangan hutan menjadi salah satu penyebabnya. Terbukti dari banyaknya gelondongan kayu. Hutan pun terlihat menggundul. Belum lagi melimpahnya limbah dan sampah yang masuk ke danau kebanggaan rakyat Sumut ini. Ironisnya dari 260. 154 hektare daerah tangkapan air di sekitar Danau Toba, nyaris separuhnya kritis.

Nelayan di Danau Toba pun menjadi taruhan. Mereka harus bekerja ekstra karena ikan hanya muncul di perairan dalam. Lumut di pinggir danau yang mulai menghilang membuat ikan tak betah berada di bibir danau.

Kini hanya satu yang dinanti para nelayan, yakni konservasi lingkungan. Pemerintah kabupaten dan sejumlah perusahaan kertas di sekitar Danau Toba harus turut berperan. Tentunya jika tak ingin maskot kebanggan rakyat Sumut itu menghilang begitu saja. (Tuti Alawiyah Lubis) (AIS)


5 Responses to “Ayo Selamatkan Danau Toba”

  1. muhammad syarif lubis

    yah konservasi pun kalo ga ada kesadaran yang intergrasi dari pemerintah dan warga, percuma

  2. @muhammad syarif lubis
    Yupe benar bro.. di akhir berita himbauan itu diserukan..

    Kini hanya satu yang dinanti para nelayan, yakni konservasi lingkungan. Pemerintah kabupaten dan sejumlah perusahaan kertas di sekitar Danau Toba harus turut berperan.

    Cuman untuk danau toba, perusahaan kerambah itu juga harus turut dituntut untuk melakukan konservasi. Hotel dan rumah makan disekitaran danau toba yang buang limbah ke danau toba juga..

  3. lindangnababan

    Sepertinya masyarakatnya dulu yang harus dibuka pikirannya tentang bagaimana menjaga kelestarian danau toba. kalau saya pulang kampung,mampir ke danau toba,sy perhatikan masyarakatnya cuek, buang sampah dan limbah langsung k danau toba.

  4. zulkifli harahap

    Perlu juga ditiru apa yang dilakukan oleh sdra2 kita yang di Bali untuk melestarikan lingkungannya. Mereka sudah sadar betul bahwa turisme membawa berkah buat mereka. Dan ini sudah dipelopori oleh si Cewek Bule yang telah mengajarkan kepada lingkungannya bagaimana mengendalikan pertumbuhan eceng gondok di danau yang indah ini. Dari sini saja dimulai untuk hal-hal lain. Si Cewek ini sangat berkepentingan dengan danau ini karena dia juga mempunyai penginapan di sini. Kita-kita seharusnya bertugas untuk mendorong Pemda yang haus PAD sehingga industri yang berpengaruh buruk terhadap danau ini (keramba ikan nila untuk eksport) diizinkan mengotori danau ini. Seharusnya pemda mencari penamam modal untuk mengembangkan potensi air sungai Asahan yang masih dibiarkan mengocor begitu saja. Pemda seharusnya mencontoh Spanyol yang APBN-nya mengandalkan turisme karena Tano Batak juga punya potensi turisme yang laku dijual. Salah satu misalnya pembuatan jalur tikus yang membelah Bukit Barisan hingga ke pantai barat Sumatera yang akan mengundang para petualang dari mancanegara. Kegiatan arung jeram yang sudah mendunia harus didukung sepenuhnya oleh pemda dengan memberi fasilitas yang semudah-mudahnya bagi panitia penyelenggara. Saya berpengalaman pahit dalam memperkenalkan olah raga sepeda motor di Medan hampir 32 tahun lalu. Kami belum apa-apa sudah banyak pihak yang meminta jatah yang membuat kami kembali ke kampus untuk menyelesaikan perkuliahan. Semoga hal serupa tidak dijalankan oleh pemda di seputar danau ini. Pun, kegiatan yang mengundang banyak orang (pembawa sampah) harus diminimumkan. Dana ini lebih baik diperuntukkan buat pemasangan iklan di luar negeri. Satu contoh, 20 tahun lalu saya berkesempatan berkunjung ke satu kota di luar yang tempat saya menginap itu dihuni oleh orang-orng mancanegara. Banyak selebaran tentng turisme di ruang tamu tetapi taksatupun dari Indonesia (jangankan dari Sumut) padahal hampir ratusan orang Indonesia pernah menginap di tempat itu. Ini tentunya ketidak-mauan para pemangku kepentingan untuk menghubungi program-program pengiriman pelatihan dari perusahaan2 asing yang ada di Sumut.

    Masih banyak lagi tugas-tugas pemda untuk mengembangkan potensi turisme Danau Toba dan tentunya harus juga kita pikirkan sebagai anak daerah.

    Zul

  5. salam,
    saat ini sy sedang mengikuti lomba menulis,dengan membawa thema danau toba dgn judul’Digital System Concept di Kota Turis Parapat’. Jika berkenan,dukung lomba ini via sms,caranya: ketik CSAIDEA 328 kirim ke 9779. Trimka sih,semoga tulisan ini bisa membawa perubahan Danau Toba dan kota parapat ke arah yg lebih baik..
    link tulisan:http://www.creativesolutionsaward.com/view/digital_system_concept_di_kota_turis_parapat.html

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Lake Toba Today :