Lagu karya Tongam Sirait ini menggugah untuk bersama-sama melakukan kepedulian ke kampung halaman. Dinyanyikan mengiringi kegiatan penghijauan di Tigaras Kabupaten Simalungun, kerjasama SLTC dengan Pemkab Simalungun 1 Desember 2009.
Cameramen & Editor : Monang Naipospos
Note : Jika video tidak tampil klik disini atau download disini.
Alternatif lain (server lokal - videoku.tv) :

Mantap !
Yach Seharusnya dari dulu sih pelestariannya dilakukan. Dah sekarat baru ditindak lanjutin.
Usaha Penghijauan adalah usaha yang harus didukung. Tapi jauh lebih penting menanam pemahaman akan pentingnya pelestarian lingkungan.
Mulailah tanamkan pendidikan itu mulai dari tingkat SD-Perguruan tinggi. Apalah artinya sejuta pohon jika tidak ada kesadaran untuk menjaga alam.
SURAT TERBUKA BUAT HAMBA TUHAN
Para hamba Tuhan yang terhormat.
Ajaklah dan ajarlah kami umat Tuhan untuk mengasihi karya tangannya.
Berjalanlah didepan mengangkat pelita.
Bimbinglah kami bertumbuh barsama ciptaan-Nya.
Adakah surga jika tidak di mulai dari saat ini dan disini?
Persembahan apa yang terbaik buat Tuhan selain membangun ciptaannya menjadi istana baginya.
Jika saya Tuhan
Pastilah kecewa melihat kepercayaan yg saya berikan tidak dipergunakan sebagai mana mestinya.
Jika hanya di gereja kenapa bait suci di Yerusalem harus dirubuhkan.
Jika hanya untuk perjamuan buat apa kamu di utus.
Tuhan menangis melihat ciptaannya rusak.
Tuhan marah melihat kekayaanya dicuri.
Tuhan sedih melihat umatnya di bodohi.
ah apa yg saya harus katakan.
Horas, mantap hian lagu i, mengena.
Permintaan, ase ditingkatkan gerakan tanam pohon “one person one tree” dan mengajak masyarakat pinggiran danau toba di tigaras..bona pasogit nami.
Lokasi penanaman dekat sipintuangin sangat strategis, tapi perlu juga dilanjutkan hingga ke masy pesisir yang ada dekat labuan tigaras dan kearah tanjung unta.
Mauliate,
dhs