Sumber : Harian SIB
KM Patiur Tao Toba adalah nama sebuah kapal yang akan digunakan oleh masyarakat untuk pembersihan eceng gondok di Danau Toba, kapal berukuran panjang 11 meter dan lebar 3 meter, telah diluncurkan dan diresmikan penggunaanya oleh Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon pada hari Sabtu, (12/12) di Tomok.
Peresmian pengoperasian kapal pembersih eceng gondok oleh Bupati Samosir mendapat dukungan yang baik dari masyarakat. Masyarakat secara spontan turut membantu untuk menurunkan kapal dari galangan.
Menurut Bupati Ir Mangindar Simbolon bahwa KM Patiur Tao Toba adalah kapal perdana yang dimiliki oleh kabupaten Samosir, sementara untuk tahun mendatang direncanakan untuk membuat dua unit kapal lainnya agar pengelolaan kebersihan di wilayah perairan Samosir dapat dijangkau dengan baik.
Lebih lanjut Bupati Samosir menjelaskan bahwa KM Patir Tao Toba dilengkapi dengan satu mesin pencacah eceng gondok dan sebuah alat untuk mendeteksi mendeteksi kwalitas mutu air di Danau Toba, sehingga diharapkan dengan kehadiran kapal ini masyarakat lebih perduli dan mau secara bersama untuk menjaga kebersihan air Danau Toba, ujarnya.
Sementara menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Samosir Ir Darwin Harianja mengakui bahwa pada saat peluncuran kapal tersebut, peralatan mesin pencacah eceng gondok dan alat pendeteksi air memang belum terpasang, nanti setelah penggunaan kapal dumulai, semua peralatannya akan dipasang.
Biaya pengadaan kapal pembersih eceng gondok seluruhnya menggunakan dana APBD Samosir, dan teknis pengerjaan pembuatan kapal tersebut dilakukan dengan cara kontrak kerja dengan masyarakat.
Berdasarkan pengamatan di lapangan pada saat peresmian kapal, diawali dengan acara ritual budaya batak dipandu oleh oleh para pengetua adat, acara kebaktian doa bersama yang dipimpin oleh Pastor TitusOfm Cap dilanjutkan dengan pemresmian pembukaan kain selubung pada merek nama kapal tersebut.
Acara pereluncuran disaksikan oleh warga kecamatan Simanindo dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Samosir Ir Darwin Harianja, Asisten II Ir Ombang Siboro Msi, Asisten III Drs Subandrio Parhusip, kadis perindag Ir Jasmin Limbong, Kadis Pariwisata, Drs Melani Butar – Butar, kepala badan penanaman modal terpadu Sappe Sijabat SH , Uspika kecamatan dan tokoh pariwisata nasional presiden Asita H Ben Sukma.(HS)

Leave a Reply