save lake toba community

clean up the LAKE, green up the LAND!
Short URL to this post : http://savelaketoba.org/?p=421

Medan (ANTARA) - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengkhawatirkan Danau Toba di Sumatera Utara terancam rusak keindahannya karena banyak pohon ditebangi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Danau Toba yang menjadi kebanggaan kita ini jangan sampai rusak. Kita harus memelihara manjaganya secara bersama-sama agar tetap lestari,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) di TB Silalahi Center Balige, Medan, Jumat. Ia menjelaskan, jika banyak pepohonan yang ditebang berdampak terhadap sulitnya tersimpan air yang tentu menurunkan debit air.

Untuk itu, kata Zulkifli, pihak kementerian Kehutanan akan melakukan rehabilitasi besar-besaran. Juga, membangun kebun bibit rakyat yang mampu menghasilkan dua juta bibit perbulan.

“Kita lakukan reboisasi secara bersama, karena semua kita adalah pemiliknya”, ujarnya.

Sementara itu anggota DPD Asal Sumut Parlindungan Purba yang ikut dalam rombongan lima menteri ke Taput dan Tobasa menegaskan, pihak pemerintah perlu membuat regulasi, dan masyarakat dituntut pula kesadarannya, apalagi hak pengelolaan hutan tidak diperbolehkan lagi.

Senada disampaikan Menteri Perhubungan Laksamana Madya (Purn) Freddy Numberi saat melakukan ceramah umum di Unita.

“Pengelolaan sumber daya alam luar biasa negeri ini, semua tergantung kita. Potensi tersebut hendaknya dimanfaatkan,” katanya.

Menurut dia, Danau Toba harus dikelola secara terpadu. Bupati berdekatan dengan kawasan ini hendaknya kompak dan menjalin kerja sama yang baik. Tentunya, dengan melibatkan masyarakat.

“Ajaklah para tokoh untuk membicarakan hal yang berkaitan dengan pengembangannya”, imbaunya.

Ia menambahkan, perbaikan sarana transportasi dan perhubungan akan mendukung industri pariwisata daerah ini. Pelayanan terintegrasi diutamakan untuk pembangunannya. Kawasan potensial dan kaya raya ini patut dikembangkan.

Sumber : Yahoo News


2 Responses to “Menhut Zulkifli Hasan Khawatirkan Danau Toba”

  1. andika

    pemerintah sumut jangan hanya berbicara saja, karena mulai dari tahun ketahun danau toba bukan semakin membaik namun sebaliknya kian memburuk dan sangat disayang kan lagi para wisatawan sekarang kurang meminati fenomena keindahan kebanggaan medan ini. hal ini disebabkan karena ketidak pedulian para pemerintah sumut terhadap danau toba ini, ketidak open mind bagaimana wisatawan kembali datang dan lebih banyak lagi, memperbaiki pelayanan, membuat menarik pada gedung-gedung disekitaran danau, dan banyak kekurangan yang tidak bisa disebutkan.
    dan satu hal yang paling penting untuk pemerintah sumut agar lebih meperhatikan terhadap ilegal loging bukan hanya masyarakatnya saja yang perlu di keraskan namun pemerintahnya juga masyarakat tidak akan berani jika pemerintahnya sendiri yang memberikan ijin agar hutan lindung di sekitar danau toba untuk di tebang.
    kita harap pemerintah sumut agar benar-benar bertanggung jawab atas segala bentuk di atas permukaan tanah sumut dan tidak ada penyelewengan-penyelewengan di balik pengurus dna instansi terkait.

  2. De houtman

    jangan cuma omongan saja dong… bukti yang diperlukan. tapi sepertinya usaha yang dilakukan percuma karena masyarakat yang peduli akan kelestarian Danau Toba hampir tidak ada. kebanyakan masyarakat toba hanya mengeluh saja tapi aksi nol.. hanya manis bibir..yang peduli akan Danau Toba karena ujung2nya kepentingan mereka juga yang diambil….

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>