Sumber : Harian Global
Save Lake Toba Community (SLTC) merupakan organisasi yang berawal dari dunia maya (facebook) yang bertujuan menyelamatkan ekosistem Danau Toba.
Kunjungan komunitas dunia maya yang sangat tertarik dengan keindahan Danau Toba itu langsung diterima Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon, Jumat (31/7) bertempat di Tabo Cottage, Tuktuk Siadong, Simanindo.
Kehadiran SLTC dengan visi “Mewujudkan kelestarian Danau Toba sebagai sumber kesejahteraan” digagasi salah seorang pengurusnya, Nelly Sitorus yang sudah tinggal di London Inggris selama 21 tahun dan Koordinator Samosir Annette Siallagan.
Nelly bersama teman-teman dari Fun Bike Club yang sudah menempuh beberapa titik pariwisata di Samosir mengakui keindahan alam di sekitar Danau Toba dan Samosir. “Jika sarana prasarana Samosir sudah cukup baik, Tour De Samosir cocok digelar di sini,” ujar Nelly.
Bupati Samosir mengakui kekurangan yang masih ada di Samosir. Namun Pemkab terus melakukan pembenahan menuju Kabupaten Pariwisata 2010 dan hanya pariwisata satu-satunya andalan Samosir. Mangindar mengatakan siap dan menerima serta merespon tujuan SLTC yang siap bermitra demi kemajuan pariwisata Samosir.
Dalam pertemuan itu, Bupati Samosir didampingi Kadis Pariwisata Drs Melani Butar-butar MM mendapatkan saran masukan tentang sarana dan prasarana termasuk peta Samosir. Seperti saran masukan dari Annete pemilik Tabo Cottage yang cottage miliknya tidak tertera di peta, meminta agar Pemkab Samosir membuat konsep pariwisata dengan data yang akurat sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
Menanggapi saran masukan dari Annete, Bupati Samosir berjanji akan memperbaiki peta dan membuat rambu-rambu dan menugaskan Kadis Parsenibud untuk memperbaiki peta Samosir dan membuat rambu-rambu dengan segera.
Mengenai pendidikan karakter, Bupati menyatakan, akan dilakukan pemberian pendidikan karakter bagi anak-anak dari pendidikan formal (sekolah) maupun non formal (gereja) terkait kehadiran turis asing.
Sumber : Harian Global, Tetty Naibaho

Leave a Reply