Sumber : Medan Bisnis Online
Pemkab Simalungun bekerja sama dengan LSM Save Lake Toba Community (SLTC) dari Jakarta, GOW (Gabungan Organisasi Wanita) dan masyarakat mencanangkan gerakan menanam pohon di wilayah kawasan Danau Toba. Kegiatan yang dirangkai dengan gerakan perempuan menanam dan memelihara pohon ini dilaksanaan di Nagori Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Selasa (1/12).
Kepala Dinas Kehutanan Simalungun Ir Amran Sinaga menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong semua elemen masyarakat termasuk para guru dan anak sekolah, khususnya kaum perempuan dalam rangka memberhasilkan gerakan menanaman pohon Indonesia, sebagai program pemerintah sesuai dengan Keppres 24 tahun 2008.
Dalam kegiatan ini sebanyak 20.000 batang bibit pohon pinus, 15.000 ribu bibit durian, 10.000 bibit pete dan 5.000 batang binit pohon alpokat yang akan di tanam di daerah-daerah yang menjadi sumber tangkapan air danau toba yang merupakan tujuan wisata di daerah ini.
Penasehat GOW Kabupaten Simalungun dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ny Mahrum Sipayung mengatakan, pelaksanaan kegiatan gerakan perempuan menanam dan memelihara pohon, merupakan kepedulian wanita terhadap lingkungan akibat terjadinya pemanasan global.
Wakil Bupati Simalungun Pardamean Siregar SP, dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Simalungun sangat menyambut baik sekaligus mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh kaum perempuan di daerah ini. Apalagi kegiatan ini bertujuan untuk menjaga lingkungan akan tetap lestari.
Tampak hadir dalam acara tersebut, unsur Muspida, para pimpinan dijajaran Pemkab Simalungun, anggota GOW, TP PKK, Pelajar, Muspika dan masyarakat Kecamatan Dolok Pardamean serta LSM SLTC. Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Simalungun menyerahkan bibit pohon kepada masyarakat, TP PKK dan pelajar untuk selanjutnya di tanam di lingkungan dan dilahan-lahan kritis kawasan danau toba, usai menyerahkan bibit pohon tersebut Wakil Bupati juga melakukan penanaman bibit pohon di kawasan Danau Toba. (samsudin harahap / ck 03)

Leave a Reply