Save Lake Toba Community dalam salah satu agendanya untuk mengupayakan penghijauan di Danau Toba adalah dengan mengadakan serangkaian penanaman pohon dalam “Green Toba Project” di berbagai tempat secara berkesinambungan.
PENANAMAN 5000 BIBIT POHON DI DESA TIGARAS – SIMALUNGUN
Proyek penananaman pohon ini merupakan salah satu tindakan nyata program SLTC untuk gerakan penghijauan yang diadakan pada tanggal 1 Desember 2009, bertempat di Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun berlangsung kegiatan penyelamatan ekosistem Danau Toba berupa gerakan tanam dan pelihara pohon.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Perempuan Tanam, Tebar dan Pelihara Pohon yang diprakarsai oleh Ibu Negara bersama tujuh organisasi perempuan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), KOWANI; Dharma Wanita; Tim Penggerak PKK, Bhayangkari, Dharma Pertiwi; dan Aliansi Perempuan untuk Pembangunan Berkelanjutan (APPB. Gerakan yang dicanangkan sejak tanggal 1 Desember 2007 ini tanam dan pelihara pohon ini dilakukan diseluruh Indonesia dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat khususnya kelompok perempuan di seluruh Indonesia. Pada tahun 2009 ini, di tingkat nasional gerakan tanam, tebar dan pelihara pohon dicanangkan di situ Cikaret, Cibinong Bogor pada tanggal 1 Desember 2009 oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Dengan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Simalungun, Departemen Kehutanan cq BP DAS Asahan Barumun, Camat Dolok Pardamean dan kelompok masyarakat seperti murid sekolah (SMA 1 Dolok Pardamean) serta kelompok perempuan yang dikoordinir oleh Badan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Simalungun termasuk Dharma Wanita maka acara penanaman pohon dapat dilaksanakan.
TUJUAN dan TARGET KEGIATAN
Tujuan dari kegiatan program penanaman pohon ini adalah:
1. Merehabilitasi atau melakukan konversi kondisi lahan kritis dan potensial kritis di daerah tangkapan air Danau Toba sehingga menjadi lahan tidak kritis.
2. Mengkampanyekan upaya penyelamatan lingkungan secara umum dan Danau Toba secara khusus melalui liputan kegiatan dan upaya-upaya public relation sebelum, selama dan sesudah kegiatan penanaman.
3. Memberikan pemahaman kepada masyarakat di sekitar lokasi penanaman pohon akan pentingnya fungsi ekologis pohon dan nilai ekonomis pohon sebagai salah satu sumber ekonomi keluarga dalam jangka panjang.
4. Menumbuhkan rasa cinta kepada lingkungan secara umum dan rasa cinta kepada Danau Toba secara khusus, serta memberikan pengetahuan dasar akan fungsi-fungsi ekologis pohon serta cara penanaman pohon kepada anak-anak sekolah di sekitar lokasi penanaman.
Adapun target yang diharapkan dapat dicapai dari kegiatan ini adalah:
1. Penanaman sekitar 150.000 pohon tanaman keras, maupun tanaman buah dan produktif di lahan potensial kritis maupun lahan kritis di atas lahan seluas +/-150 hektar hingga akhir tahun 2010. Angka keberhasilan hidup tanaman mencapai 80% setelah satu tahun penanaman.
2. Keterlibatan sekitar 100 KK (kepala keluarga) secara langsung (di setiap lokasi) dalam kegiatan ini terkait penggunaan lahan mereka sebagai lokasi penanaman.
Puji syukur seluruh kegiatan penanaman pohon ini dapat berjalan dengan baik dan lancar meski dengan dana yang cukup minim berkat dukungan aktif pemerintah daerah setempat dan penduduk desa yang luar biasa semangat untuk ikut menanam pohon dan diharapkan bibit2 yang sudah ditanam akan bertumbuh dan berkembang. Dan program penananaman pohon ini dapat berlangsung secara berkesinambungan sehingga menjadi perbukitan yang hijau royo-royo di kawasan Danau Toba, amin. Amin.
NEXT PROJECT..
…

Leave a Reply